AAaaaaaaRRRrrrrrGGGgggggHHHHhhhhhh...
bingung..sebel..sedih..kesel...campur campur deh rasanya
ga tau harus ambil keputusan gimana...
ga tau harus mulai darimana
ga tau apa yang bakal terjadi..
yang pasti sedih...mengungkapkan sesuatu yg ga pernah diungkap dulu
beraaaaat bgt....takut banget...
rasanya pengen marah sama diri sendiri...
pengen nangis....benci sama diri sendiri..
ya well gimana pun ya emang harus diungkapin secara jujur...ya apa yg bakal terjadi ntar ya only God know
ya sudah nothing to lose aja...semakin lama hal itu mengendap & ga dikeluarin..rasanya akan semakin sakit dan semakin lama rasa sakitnya
mumpung masi bingung sama rasa itu...
damn...kenapa harus ngerasain itu lagi...hate hate hate
Selasa, 21 Juli 2009
Senin, 20 Juli 2009
Melihat rencana Tuhan
Mario Teguh Golden Moment(MTGM)MELIHAT RENCANA TUHAN
“ Bagaimanakah kita melihat rencana Tuhan untuk kita? “
Untuk mengerti ini,di hati mu sudah harus ada sebuah kekuatan untuk percaya.
Bahwa tidak ada apa pun yang terjadi tanpa sepengetahuan-sebelumnya dari Penguasa Alam, dan tidak akan terjadi tanpa ijin Beliau.
Tidak ada niat Tuhan mu kecuali memuliakan mu.Sehingga, apa pun yang terjadi, terjadi atas pengetahuan, ijin, dan niat untuk memuliakan mu.
Yang terjadi bisa baik atau buruk, tetapi niatnya sama - yaitu untuk memuliakan mu.
Tidak ada hal yang konstan dalam hidup ini;kalau tidak menguat - ya melemah;kalau tidak naik - ya turun;kalau tidak membaik - ya memburuk.
Dengannya,selalu ada kemungkinan untuk kejadian apa pun; membaik atau memburuk.Memburuk, menjadi rusak, dan membusuk –adalah perilaku baku dari segala sesuatu.
Untuk memburuk –sebuah keadaan tidak membutuhkan bantuan.
Untuk membaik –sebuah keadaan membutuhkan upaya.
Dengannya,sebuah kejadian - bagaimana baik-nya pun –jika tidak ditambahkan upaya baik atasnya –akan menjadi buruk.Kejadian buruk yang ditambahkan upaya perbaikan padanya - akan menjadi baik.
Sehingga keadaan apa pun yang terjadi –baik atau buruk, adalah pemberitahuan kepada sang penerima keadaan - untuk mengupayakan perbaikan.Kembali,setiap kejadian - diijinkan terjadi untuk memuliakan kita, untuk mendekatkan kita kepada yang mulia, yang baik; dan menjauhkan kita dari yang buruk.
Sehingga, setiap keadaan mengharuskan pengarahan perhatian kepada yang memuliakan, kepada yang mem-baik-kan.Arah dari rencana Tuhan bagi mu adalah menuju yang baik.
Dia yang melihat buruknya sebuah keadaan, dan kemudian mengijinkan dirinya dikuasai dan dilemahkan oleh kemungkinan keburukan yang akan dialaminya - sebetulnya sudah memilih untuk mengalihkan perhatiannya kepada jalan yang memburukkan dirinya.
Rencana Tuhan mu menuju kepada yang baik.
Rencana itu ada di arah dan di jalan yang baik.
Jadi, jawaban bagi pertanyaan:Bagaimanakah engkau MELIHAT rencana Tuhan untuk mu?adalah
" MELIHAT BAIKNYA."Apa pun yang terjadi, lihat baiknya...
“ Bagaimanakah kita melihat rencana Tuhan untuk kita? “
Untuk mengerti ini,di hati mu sudah harus ada sebuah kekuatan untuk percaya.
Bahwa tidak ada apa pun yang terjadi tanpa sepengetahuan-sebelumnya dari Penguasa Alam, dan tidak akan terjadi tanpa ijin Beliau.
Tidak ada niat Tuhan mu kecuali memuliakan mu.Sehingga, apa pun yang terjadi, terjadi atas pengetahuan, ijin, dan niat untuk memuliakan mu.
Yang terjadi bisa baik atau buruk, tetapi niatnya sama - yaitu untuk memuliakan mu.
Tidak ada hal yang konstan dalam hidup ini;kalau tidak menguat - ya melemah;kalau tidak naik - ya turun;kalau tidak membaik - ya memburuk.
Dengannya,selalu ada kemungkinan untuk kejadian apa pun; membaik atau memburuk.Memburuk, menjadi rusak, dan membusuk –adalah perilaku baku dari segala sesuatu.
Untuk memburuk –sebuah keadaan tidak membutuhkan bantuan.
Untuk membaik –sebuah keadaan membutuhkan upaya.
Dengannya,sebuah kejadian - bagaimana baik-nya pun –jika tidak ditambahkan upaya baik atasnya –akan menjadi buruk.Kejadian buruk yang ditambahkan upaya perbaikan padanya - akan menjadi baik.
Sehingga keadaan apa pun yang terjadi –baik atau buruk, adalah pemberitahuan kepada sang penerima keadaan - untuk mengupayakan perbaikan.Kembali,setiap kejadian - diijinkan terjadi untuk memuliakan kita, untuk mendekatkan kita kepada yang mulia, yang baik; dan menjauhkan kita dari yang buruk.
Sehingga, setiap keadaan mengharuskan pengarahan perhatian kepada yang memuliakan, kepada yang mem-baik-kan.Arah dari rencana Tuhan bagi mu adalah menuju yang baik.
Dia yang melihat buruknya sebuah keadaan, dan kemudian mengijinkan dirinya dikuasai dan dilemahkan oleh kemungkinan keburukan yang akan dialaminya - sebetulnya sudah memilih untuk mengalihkan perhatiannya kepada jalan yang memburukkan dirinya.
Rencana Tuhan mu menuju kepada yang baik.
Rencana itu ada di arah dan di jalan yang baik.
Jadi, jawaban bagi pertanyaan:Bagaimanakah engkau MELIHAT rencana Tuhan untuk mu?adalah
" MELIHAT BAIKNYA."Apa pun yang terjadi, lihat baiknya...
Minggu, 05 Juli 2009
Kebahagiaan Dunia & Akhirat
7 indikator kebahagian dunia
Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.
Segala Puji bagi Allah jika hati kita selalu dipenuhi prasangka baik terhadap apa yang terjadi pada diri kita..segala takdir baik maupun buruk..diterima dengan lapang dada...dengan segala keikhlasan kepasrahan..
Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh
Amin yaa Allah yaa Rabbil Aalamiin..betapa indahnya mempunya pasangan hidup yang bisa saling mengerti dan saling memahami..
Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.
Anak yang bisa membuat kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak
Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita
dimana semua mendukung untuk kebaikan..terhindar dari jurang kemaksiatan
Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.
Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama
Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.
Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.
Segala Puji bagi Allah jika hati kita selalu dipenuhi prasangka baik terhadap apa yang terjadi pada diri kita..segala takdir baik maupun buruk..diterima dengan lapang dada...dengan segala keikhlasan kepasrahan..
Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh
Amin yaa Allah yaa Rabbil Aalamiin..betapa indahnya mempunya pasangan hidup yang bisa saling mengerti dan saling memahami..
Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.
Anak yang bisa membuat kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak
Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita
dimana semua mendukung untuk kebaikan..terhindar dari jurang kemaksiatan
Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.
Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama
Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.
Langganan:
Postingan (Atom)
